Montag, April 25

sekilas

hai.
sebenarnya saya ingin post banyak hal,
dari yang penting sampai yang nggak penting mungkin.

tapi semuanya masih tersimpan dalam otak saya.
yah, memang keadaan belum mengizinkan saya untuk menulis lagi.
rencananya sih, akan ada lebih banyak tulisan dalam blog saya nantinya.

tapi tidak tahu juga deh.
kita lihat nanti, kalau ide belum menguap dari kepala saya.
gumpalan busa berbentuk kotak tampak lebih menarik buat saya sekarang ini.

sleep deprivation saya harus terbayar lunas dulu :p

Sonntag, April 10

(akhirnya) 20

tidak terasa, saya (akhirnya) mencapai usia 20 tahun.
tua? nggak juga.
muda? nggak juga.
sedang-sedang saja? mungkin.
yaah, tergantung dilihat dari mana.

20 tahun. bukan angka yang sedikit, tapi belum banyak juga.
tapi saya tahu, saya sudah kenal banyak manusia yang mungkin berpengaruh dalam hidup saya.
dari yang tadinya orang asing, menjadi orang yang saya kenal.
tapi ada juga yang tadinya saya kenal, menjadi orang asing.

20 tahun. saya sadar hidup semakin menantang.
tidak semua hal bisa selalu berjalan seperti apa yang saya inginkan.
tapi tidak semua hal yang terjadi kebalikan dari apa yang saya harapkan.

20 tahun. tidak ada habisnya saya bersyukur atas hidup yang saya punya.
keluarga saya selalu mendukung saya. mereka tidak pernah bosan bilang kalau mereka bangga punya saya sebagai bagian dari keluarga.
ibu tidak pernah bosan bilang "i love you" tiap pagi. bapak juga tidak pernah lupa bilang "hati-hati ya nduk!". adik saya, tidak berani memanggil saya tanpa "mbak". eyang juga selalu bertanya kalau saya mau pergi, "uang sudah ada belum, ri?". hehe

20 tahun. rasanya akan jadi panjang kalau saya tulis semua.
saya kenal banyak orang-orang hebat. mereka yang unik dan inspiratif, dan saya sebut mereka teman.
atau mungkin lebih dari teman?
teman, teman dekat, sohib, sahabat, apalah sebutannya, saya tetap berani bilang kalau mereka semua istimewa.

20 tahun. saya merasa mampu untuk menjalani tanggung jawab yang lebih besar lagi.
bukan lari dari hambatan, tapi berusaha mencari celah untuk melewatinya.
bukan menangis ketika masalah datang, tapi menghadapinya dengan senyuman.

senyuman itu dari kalian, kalian yang selalu tau bagaimana membuat saya tersenyum.
dan sekali lagi,
saya ingin berterima kasih untuk kalian semua yang sudah/pernah/masih hadir dalam hidup saya.
setidaknya buat saya, kalian memang hadiah terindah yang pernah saya terima :)